Minggu, 11 November 2018

Chairul Tanjung " si anak singkong"

Chairul Tanjung adalah salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Dia merupakan seorang pengusaha suskes sekaligus CEO utama di CT Corp. Pada 2010, namanya berada pada urutan ke-937 dari 1000 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes dengan total kekayaan mencapai USD 1 miliar. Di tahun 2014, Chairul Tanjung memiliki kekayaan sebesar USD 4 miliar dan mencatatkan dirinya di jajaran orang terkaya dunia nomor 375 dunia.

Biografi Chairul Tanjung - Pengusaha Indonesia

Chairul Tanjung lahir di Jakarta tanggal 16 juni 1962. Ayahnya bernama Abdul Ghafar Tanjung, dan berasal dari Sibolga, Sumatera Utara. Ayahnya merupakan seorang wartawan pada orde lama yang telah menerbitkan surat kabar beroplah kecil. Sedang Ibunya bernama Halimah, seorang wanita keturunan Cibadak, Jawa Barat.
Chairul Tanjung semasa muda hidup dalam keluarga yang sederhana dan tinggal bersama dengan enam saudara lainnya. Pada masa orde baru, ayahnya dipaksa tutup karena bersebrangan secara politik dengan penguasa saat itu. Keadaan ini membuat mereka tinggal di kamar losmen yang sempit.

Pendidikan
Chairul Tanjung bersekolah di SD Van Lith, Jakarta di tahun 1975. Kemudian melanjutkan sekolah menengahnya di SMP Van Lith, Jakarta, pada tahun 1978, yang kemudian melanjutkan bersekolah di SMA Negeri 1 Boedi Oetomo, Jakarta, di tahun 1981. Chairul Tanjung melanjutkan pendidikan kulliahnya di Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia di tahun 1987, dan sempat meneruskan study di IPPM tahun 1993.
Semasa kuliah, Chairul Tanjung sempat bekerja sampingan dengan berjualan buku kuliah stensilan, kaos, dan membuka jasa foto kopi di kampus. Dia juga pernah mendirikan toko yang menjual peralatan khusus kedokteran dan laboratorium di bilangan Senen, Jakarta Pusat.
Chairul Tanjung juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional pada tahun 1984 - 1985.

Memulai Membangun Bisnis
Selesai lulus kuliah, Chaerul Tanjung bersama tiga orang rekannya mendirikan sebuah perusahaan yang mereka beri nama PT Pariarti Shindutama di tahun 1987. Dengan modal awal sekitar Rp 150.000.000,00 yang dipinjam dari Bank Exim, mereka memproduksi sepatu anak-anak untuk ekspor.
Bisnis berjalan baik, perusahaan tersebut langsung mendapat pesanan 160 ribu pasang sepatu dari Italia. Akan tetapi karena perbedaan visi tentang ekspansi usaha, Chairul Tanjung memilih keluar dan mendirikan usaha sendiri.
Chaerul Tanjung memberi nama perusahaan barunya tersebut dengan nama Para Group. Perusahaan konglomerasi (perusahaan yang mempunya beragam bisnis dan memungkinkan tidak ada kaitan antara satu sama lain) ini mempunyai anak perusahaan di antaranya Para Inti Holdindo sebagai father holding company, yang membawahkan beberapa sub-holding, yakni Para Inti Investindo (media dan investasi), Para Global Investindo (bisnis keuangan), dan Para Inti Propertindo (properti).
Kehebatannya dalam membangun jaringan dan sebagai pengusaha, membuat bisnis yang ia kelola semakin berkembang. Chairul mereposisikan dirinya di tiga bisnis inti, yaitu; keuangan, properti, dan multimedia.
Chairul Tanjung memiliki sejumlah perusahaan di bidang finansial, antara lain Asuransi Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Para Multi Finance, Bank Mega, Mega Capital Indonesia, Bank Mega Syariah, dan Mega Finance.
Perusahaan tersebut membawahi Para Bali Propertindo,  Para Bandung Propertindo, Batam Indah Investindo, dan Mega Indah Propertindo. Para Group memiliki Bandung Supermall. Mall seluas 3 hektar ini menghabiskan dana Rp 99 miliar. Para Group meluncurkan Bandung Supermall sebagai Central Business District (pusat aktivitas bisnis) pada tahun 1999.
Di bidang investasi, pada awal 2010 Para Group melalui anak perusahaannya, Trans Corp membeli sebagian besar saham Carefour Indonesia, yakni sejumlah 40 persen. MoU (memorandum of understanding) dalam pembelian saham Carrefour ini ditandatangani pada tanggal 12 Maret 2010 di Perancis.
Di bidang penyiaran dan multimedia, Para Group memiliki Trans TV, Trans7, Trans Fashion, Trans Lifestyle, Trans Studio, dan Mahagagaya Perdana.
Chairul Tanjung meresmikan perubahan Para Grup menjadi CT Corp pada tanggal 1 Desember 2011. CT Corp sendiri terdiri dari tiga perusahaan sub holding: Trans Corp, Mega Corp, dan CT Global Resources yang meliputi media, layanan finansial, ritel, gaya hidup, hiburan, dan sumber daya alam.

Tips Berbisnis dari Chairul Tanjung
Chairul Tanjung merupakan salah seorang pengusaha sukses dalam berbisnis. Dia memiliki beberapa cara agar bisnis yang dia kelola menjadi lebih baik dan tentunya sukses.
Chairul menyatakan bahwa dalam membangun bisnis, mengembangkan suatu jaringan adalah hal yang penting. Selain itu memiliki rekanan yang baik juga sangat diperlukan. Membangun relasi pun bukan hanya dengan perusahaan yang sudah ternama, tetapi juga pada perusahaan-perusahaan yang belum terkenal sekalipun. Bagi dirinya, pertemanan yang baik akan membantu proses berkembangnya bisnis yang dikerjakan. Ketika bisnis sedang dalam kondisi tidak bagus maka jejaring bisa diandalkan.
Dalam hal investasi, Chairul Tanjung memiliki idealisme bahwa perusahaan lokal pun bisa menjadi perusahaan yang mampu bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Dia tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan perusahaan multinasional dari luar negeri.
Menurutnya modal memang penting dalam membangun dan mengembangkan bisnis/usaha. Selain itu, kemauan dan kerja keras, merupakan hal paling pokok yang harus dimiliki seseorang yang ingin sukses. Bagi dirinya mendapatkan mitra kerja yang handal adalah segalanya. Di mana membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas.
Dalam bisnis, Chairul menyatakan bahwa generasi muda sudah seharusnya mau menapaki tangga usaha satu persatu. Menurutnya membangun suatu bisnis tidak seperti membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan sebuah kesabaran, dan tak pernah menyerah. Jangan sampai banyak yang mengambil jalan seketika, karena dalam dunia usaha kesabaran adalah salah satu kunci utama dalam menngambil hati pasar.

Menjadi Menko Perekonomian
Pada tanggal 16 Mei 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Chairul Tanjung, sebagai Menko Perekonomian. Charul Tanjung menggantikan Hatta Rajasa yang telah resmi mengundurkan diri karena maju menjadi calon wapres Prabowo Subianto dalam pilpres 2014 dengan dukungan dari Partai Gerindra, PKS, PAN, Golkar dan PPP.
Pelantikan Chairul Tanjung dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Senin, 19 Mei 2014 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 2014. Di tanggal 27 Oktober 2014 Chairul Tanjung digantikan oleh Sofyan Djalil sebagai Menko Perekonomian.

Penghargaan
Pada tanggal 18 April 2015, Chairul Tanjung dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu kewirausahaan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Pengukuhan gelar tersebut dilakukan di ruang Garuda Mukti, Gedung Rektorat, kampus C Unair, Surabaya.
Chairul Tanjung juga mendapatkan penghargaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Award di tahun 2015.

Informasi Biografi Chairul Tanjung di atas ini kami sadur dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, namun kami tidak menjamin akan kebenaran seluruhnya. Jika ada kesalahan atau kekurangan dalam penulisannya atau terdapat informasi yang kurang tepat, kami mohon maaf, dan berharap agar Anda bisa memberikan masukan melalui kotak kami. Terima kasih.

Soal pilihan ganda SISTEM INFORMASI DAN RISET PEMASARAN GLOBAL

1.       Riset pemasaran adalah?

a.       Pengumpulan, pencatatan dan penganalisisan sistematis akan data-data mengenaimasalah-masalah pemasaran guna memper mudah dalam pengambilan keputusan.  (*)
b.      teknik-teknik lanjutan untuk menganalisis data dan persoalan-persoalan yang terjadi pada pemasaran.
c.       Melatih dan memotivasi tenaga penjualnya agar mereka melihat sendiri dan melaporkan segalaper kembangan yang terjadid.

2.       Menguji hipotesis, hubungan sebab akibat adalah masalah dan tujuan riset dari

a.       Riset Deskripsi
b.      Riset Kausal (*)
c.       Riset Exploratif

3.       Pendekatan riset ada berapa :

a.       2
b.      5
c.       3 (*)

4.       Berikut adalah contoh dari data :
Pendekatan Riset
Metode
Rencana Sampling
Instrumen Penelitian
Observasi
Surat
Unit Sampling
Kuesioner
Survei
Telefon
Ukuran Sampel
Instrumen mekanis
Eksperimen
Personal online
Prosedur sampling

a.        Sumber Data primer (*)
b.       Sumber Data sekunder
c.        Pendekatan riset

5.       Peran sistem informasi pemasaran adalah
a.        Data internal perusahaan
b.       Menilai informasi yang dibutuhkan manajer, membangun informasi yg dibutuhkan, dan mendistribusikan informasi tersebut dengan tepat waktu (*)
c.        Analisis Keputusan pemasaran

6.       Kategori Sistem Intelijen Bisnis Global, Kecuali :
a.        Pasar
b.       Nilai tukar mata uang asing
c.        Observasi (*)

7.       Riset pemasaran yang baik secara ilmiah adalah
a.        Menggambarkan hubungan model dengan data
b.       Menghasilkan nilai informasi
c.        Benar semua (*)

8.       Perusahaan riset terbesar didunia :
a.        ACNielsen Corp. (US) (*)
b.       GfK AG (Germany)
c.        Cognizant Corp. (US)

9.       Data Internal Perusahaan, Aktivitas Intelejen Pemasaran, Riset Pemasaran, Analisis Keputusan Pemasaran adalah :
a.        Informasi (*)
b.       Pendekatan riset
c.        Riset pemasaran yang baik

10.    Sistem informasi pemasaran adalah :
a.        Orang, peralatan dan prosedur untuk mengumpulkan, menyortir, menganalisis, mengevaluasi, dan mendistribusikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan, tepat waktu, dan akurat kepada pembuat keputusan pemasaran  (*)
b.       seperangkat prosedur yang digunakan para manajer untuk memperoleh informasi harian mengenai perkembangan di lingkungan pemasaran
c.        suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya atau sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi. Dimana sistem tersebut merupakan kombinasi teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang terorganisasi.

Kamis, 11 Oktober 2018

Jurnal Pemasaran Tingkat Internasional dan Global

No
Nama
Judul
Hasil & Pembahasan
Sumber
1.
Ade Priangani
MEMPERKUAT MANAJEMEN PEMASARAN DALAM KONTEKS PERSAINGAN GLOBAL
Strategi pemasaran semakin berkualitas dengan didukung oleh upaya perusahaan yang terus kreatif dan inovatif dalam memproduksi jenis-jenis produk baru yang diminati masyarakat, sehingga konsumen tidak bosan dengan sajian yang monoton.
Jurnal Kebangsaan,  Vol.2  No.4 ( Juli 2013) ISSN: 2089- 5917
2
Imroatul Khasanah
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI PADA STRATEGI PEMASARAN INTERNASIONAL TERHADAP PANGSA PASAR LUAR NEGERI
Dengan mengeksploitasi sinergi antara Teknologi Informasi dan Strategi Pemasaran Internasional dan antara struktur organisasi dan Teknologi Informasi, manajer akan dapat lebih mengatur operasi pemasaran internasional mereka. Menunjukkan adanya dukungan pada anggapan bahwa strategi pemasaran Internasional yang terstandarisasi harus ditunjang dengan adanya penggunaan Teknologi Informasi secara global.
Jurnal Studi Manajemen & Organisasi Vol. 1 No. 1 Januar' 2004
3
Sylvia Kartika Wulan Bhayangkari
PENERAPAN STANDARDISASI DAN ADAPTASI  SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN STRATEGI PRODUK PADA PEMASARAN INTERNASIONAL
Secara umum adaptasi produk dibuat karena sifat dasar lingkungan dan iklim dari pasar khusus yang berasal dari banyak negara. Bergantung pada dimana lawnmower digunakan, perubahan perbedaan dibutuhkan untuk melakukannya. Juga, topografi memainkan peran penting di sini.
Karakteristik dari pasar yang sama dan kebutuhan konsumen yang bersifat tunggal secara positif memberikan pengaruh pada standardisasi dari produk. Jika dua pasar sama, maka tidak ada kebutuhan untuk mengadaptasi suatu produk. dapat dikatakan memberikan pengaruh pada standardisasi produk jika mereka berada di antara pasar yang sama
Mankeu, Vol. 1, No. 3, 2012:245-258



Manajemen Pemasaran Global

Pemasaran global adalah pemasaran berkala seluas dunia. Peluang pasar selalu terbuka bagi semua pelaku usaha, tak terkecuali di pasar ekspor. Yang penting mesti kreatif dan mau berinovasi dalam mengembangkan pasar.Pelaku bisnis yang tangguh tentu tak mudah ditenggelamkan oleh setiap perubahan tantangan bisnis meski tantangan yang datang semakin berat. Konsep pemasaran global ini di bagi menjadi 6 bagian yaitu; pertama, Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan Ada perbedaan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia adalah keadaan dimana manusia merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut. Sedangkan permintaan adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya. Perbedaan ini bisa menjelaskan bahwa pemasar tidak menciptakan kebutuhan; kebutuhan sudah ada sebelumnya Pemasar mempengaruhi keinginan dan permintaan dengan membuat suatu produk yang cocok, menarik, terjangkau dan mudah didapatkan oleh pelanggan yang dituju. Kedua, Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan pelanggan. Pentingnya suatu produk fisik bukan terletak pada kepelikannya tetapi pada jasa yang dapat diberikannya Oleh karena itu dalam membuat produk harus memperhatikan produk fisik dan jasa yang diberikan produk tersebut. Ketiga, Nilai, Biaya dan Kepuasan Nilai adalah perkiraan pelanggan tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya Setiap produk memiliki kemampuan berbeda untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tetapi pelanggan akan memilih produk mana yang akan memberi kepuasan total paling tinggi. Nilai setiap produk sebenarnya tergantung dari seberapa jauh produk tersebut dapat mendekati produk ideal, dalam ini termasuk harga. Ke empat, Pertukaran, Transaksi dan Hubungan Kebutuhan dan keinginan manusia serta nilai suatu produk bagi manusia tidak cukup untuk menjelaskan pemasaran. Pemasaran timbul saat orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan serta keinginannya dengan pertukaran. Pertukaran adalah salah satu cara mendapatkan suatu produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya. Pertukaran merupakan proses dan bukan kejadian sesaat. Masing-masing pihak disebut berada dalam suatu pertukaran bila mereka berunding dan mengarah pada suatu persetujuan. Jika persetujuan tercapai maka disebut transaksi. Transaksi merupakan pertukaran nilai antara dua pihak. Untuk kelancaran dari transaksi, maka hubungan yang baik dan saling percaya antara pelanggan, distributor, penyalur dan pemasok akan membangun suatu ikan ekonomi, teknis clan sosial yang kuat dengan mitranya. Sehingga transaksi tidak perlu dinegosiasikan setiap kali, tetapi sudah menjadi hal yang rutin. Hal ini dapat dicapai dengan menjanjikan serta menyerahkan mutu produk, pelayanan dan harga yang wajar secara kesinambungan. Ke lima, Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan itu. Istilah pasar untuk menunjukan pada sejumlah pembeli dan penjual melakukan transaksi pada suatu produk. Dan yang terakhir Pemasar Pemasaran adalah keinginan manusia dalam hubungannya dengan pasar, pemasaran maksudnya bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran adalah orang yang mencari sumber daya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Kalau satu pihak lebih aktif mencari pertukaran daripada pihak lain, maka pihak pertama adalah pemasar dan pihak kedua adalah calon pembeli. Ada pula tahapan pemasaran di mulai dari domestik sampai ke global. Pemasaran domestik, pemasaran yang di tujukan pada pasar dalam negeri. Pemasaran ekspor, tahap pertama dimana untuk menanggapi kesempatan pasar diluar negeri sebagai sasaran dan menggantungkan diri pada produksi dalam negeri untuk memasok pasar. Pemasaran internasional, bertindak lebih jauh lagi dari pemasaran eskpor dan menjadi lebih terlihat dalam lingkungan pemasaran dalam negeri, mereka lebih berminat untuk mendirikan perwakilan langsung mengkoordinasikan usaha pemasaran di pasar sasaran.Pemasaran multinasional, memfokuskan pada manfaat pengalaman dan produk perusahaan karena di fokuskan pada tugas ini perusahaa menyadari perbedaaan dan keunikan dalam negara kemudian, melakukan adaptasi pemasaran perusahaan pada kebutuhan dan keinginan yang unik dari pelanggan pada negara tersebut. Sampai lah pada pemasaran global yaitu, memfokuskan pada pemanfaatan asset, pengalaman dan produk yang secara global dan melakukan penyesuaian pada apa yang benar benar unik dan  berbeda dalam setiap negara. Dalam hal ini juga ada yang ada yang mempengaruhi mendorong pemasaran global diantaranya kebutuhan dan keinginan pasar - teknologi - perbaikan transportasi - biaya - kualitas - perdamaian global - pertumbuhan ekonomi dunia - mengenali peluang untuk mengembangkan daya tuas secara global dan hal yang menghambat nya  - perbedaan pasar - kecadokan manajemen - budaya organisasi - kendali nasional. Tahap tahap pengembangan korprotasi transnasional yaitu domestik tahap dua internasional tahap tiga multinasional tahap empat global tahap lima tranasional 

Daftar pustaka 
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_global
manajemen pemasaran lanjut/Heru Purnomo, SE, MM

Minggu, 06 Mei 2018

Kisah Inspiratif Pengusaha Sukses Indonesia

Reza Nurhilman

Reza Nurhilman
Reza Nurhilman via blogspot.com
Bagi yang belum mengenal nama ini, mungkin Anda lebih mengenal “kripik setan” Maicih. Ya, Reza Nurhilman adalah nama pemuda yang berada di belakang produk keripik singkong ekstra pedas yang populer itu. Reza memulai bisnis keripik singkong ini pada pertengahan 2010 seorang diri saat berusia 23 tahun dengan modal awal 15 juta rupiah. Untuk bisnisnya ini, ia menggandeng satu produsen keripik lokal di Bandung.
Reza mengawali bisnisnya ini dengan melakukan pemasaran sederhana, yakni melalui platform media sosial, Twitter, sebelum mengembangkan sayap dengan menerapkan sistem keagenan yang menggunakan istilah Jenderal agar produknya bisa menggapai konsumen yang lebih luas. Para Jenderal ini memasarkan produknya dengan cara berkeliling atau nomaden.
Pemuda kelahiran Bandung 28 tahun yang lalu ini mengaku kunci kesuksesannya terletak pada cara berpikirnya yang out of the box, yaitu dengan tidak membuka toko seperti kebanyakan penjual sehingga membuat produknya eksklusif.  Melalui Twitter, para jenderal memberitahu informasi lokasi penjualan setiap harinya. Cara pemasaran yang cukup unik ini terbukti berhasil mengangkat nama Maicih di dunia maya. Baru setengah tahun saja, omzet Maicih bisa mencapai Rp7 miliar per bulan. Angka yang fantastis, bukan?

kisah pengusaha Indonesia sukses yang pernah gagal

Achmad Zacky

achmad zacky, pengusaha sukses indonesia yang pernah gagal
Achnad Zacky dikenal sebagai CEO dan pendiri dari Bukalapak.com yang merupakan salah satu pemain utama eCommerce Indonesia tidak meraih kesuksesan dengan cara yang instan. Sebelum mendirikan Bukalapak, Achmad Zacky pernah mengalami kegagalan dalam berbisnis.
Achmad Zacky pada 10 tahun lalu memulai bisnis mie ayam selagi berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun, bisnis tersebut kemudian bangkrut dan harus gulung tikar dalam waktu 6 bulan saja.
Kegagalan tersebut tidak membuatnya kapok menjadi seorang pengusaha. Setelah lulus, Achmad Zacky memilih untuk mendirikan perusahaan jasa konsultasi teknologi bernama Suitmedia. Zaky membuat sebuah website yang menjadi proyek internal perusahaan yang menjadi cikal bakal Bukalapak.
Pada saat itu Achmad Zacky seringkali dipertanyakan oleh teman-teman dan keluarganya karena nekat menjadi pengusaha padahal dia bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus dengan gaji yang pasti.
Selain itu, setelah mendirikan Bukalapak ditahun 2010 Achmad Zacky juga seringkali mendapat penolakan dari investor maupun pengusaha UKM yang ditemuinya.
Namun, perjuangannya dan semangat pantang menyerahnya kemudian membuahkan hasil. Sedikit demi sedikit pengusaha UKM mau membuka toko online di Bukalapak dan Batavia Incubator kemudian mau menanamkan uang untuk Bukalapak.
Setelah 7 tahun sejak pendiriannya, Bukalapak telah berkembang menjadi perusahaan eCommerce yang cukup disegani dan dikenal banyak orang. Karena itulah Achmad Zacky merupakan salah satu contoh kisah pengusaha Indonesia sukses yang pernah gagal.

Perspektif Etika Bisnis dalam Ajaran Islam dan Barat

Beberapa aspek etika bisnis islami
DUNIA bisnis sangat di sukai oleh banyak orang. Banyak juga yang mencita-citakan profesi ini. Sebagai orang yang ingin berbisnis, kita harus mengetahui mengenai prinsip bisnis itu sendiri.
Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri dan juga masyarakat.
Islam itu sendiri merupakan sumber nilai dan etika dalam segala aspek kehidupan manusia secara menyeluruh, termasuk wacana bisnis. Islam memiliki wawasan yang komprehensif tentang etika bisnis. Mulai dari prinsip dasar, pokok-pokok kerusakan dalam perdagangan, faktor-faktor produksi, tenaga kerja, modal organisasi, distribusi kekayaan, masalah upah, barang dan jasa, kualifikasi dalam bisnis, sampai kepada etika sosio ekonomik menyangkut hak milik dan hubungan sosial.
Berikut ini ada 5 ketentuan umum etika berbisnis dalam Islam.
1. Kesatuan (Tauhid/Unity)
Dalam hal ini adalah kesatuan sebagaimana terefleksikan dalam konsep tauhid yang memadukan keseluruhan aspek-aspek kehidupan muslim baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial menjadi keseluruhan yang homogen, serta mementingkan konsep konsistensi dan keteraturan yang menyeluruh.
Dari konsep ini maka islam menawarkan keterpaduan agama, ekonomi, dan sosial demi membentuk kesatuan. Atas dasar pandangan ini pula maka etika dan bisnis menjadi terpadu, vertikal maupun horisontal, membentuk suatu persamaan yang sangat penting dalam sistem Islam.
2. Keseimbangan (Equilibrium/Adil)
Islam sangat mengajurkan untuk berbuat adil dalam berbisnis, dan melarang berbuat curang atau berlaku dzalim. Rasulullah diutus Allah untuk membangun keadilan. Kecelakaan besar bagi orang yang berbuat curang, yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain meminta untuk dipenuhi, sementara kalau menakar atau menimbang untuk orang selalu dikurangi.
Kecurangan dalam berbisnis pertanda kehancuran bisnis tersebut, karena kunci keberhasilan bisnis adalah kepercayaan.
Al-Qur’an memerintahkan kepada kaum muslimin untuk menimbang dan mengukur dengan cara yang benar dan jangan sampai melakukan kecurangan dalam bentuk pengurangan takaran dan timbangan.
واوفوا الكيل اذا كلتم وزنوا بالقسطاس المستقيم ذالك خير وأحسن تأويلا
“Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya,” (Q.S. al-Isra’: 35).
Dalam beraktivitas di dunia kerja dan bisnis, Islam mengharuskan untuk berbuat adil,tak terkecuali pada pihak yang tidak disukai. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 8 yang artinya: “Hai orang-orang beriman,hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah SWT,menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-sekali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.Berlaku adillah karena adil lebih dekat dengan takwa.”
3. Kehendak Bebas (Free Will)
Kebebasan merupakan bagian penting dalam nilai etika bisnis islam, tetapi kebebasan itu tidak merugikan kepentingan kolektif. Kepentingan individu dibuka lebar. Tidak adanya batasan pendapatan bagi seseorang mendorong manusia untuk aktif berkarya dan bekerja dengan segala potensi yang dimilikinya.
Kecenderungan manusia untuk terus menerus memenuhi kebutuhan pribadinya yang tak terbatas dikendalikan dengan adanya kewajiban setiap individu terhadap masyarakatnya melalui zakat, infak dan sedekah.
4. Tanggung jawab (Responsibility)
Kebebasan tanpa batas adalah suatu hal yang mustahil dilakukan oleh manusia karena tidak menuntut adanya pertanggungjawaban dan akuntabilitas. untuk memenuhi tuntunan keadilan dan kesatuan, manusia perlu mempertaggungjawabkan tindakanya secara logis prinsip ini berhubungan erat dengan kehendak bebas. Ia menetapkan batasan mengenai apa yang bebas dilakukan oleh manusia dengan bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya.
5. Kebenaran: kebajikan dan kejujuran
Kebenaran dalam konteks ini selain mengandung makna kebenaran lawan dari kesalahan, mengandung pula dua unsur yaitu kebajikan dan kejujuran. Dalam konteks bisnis kebenaran dimaksudkan sebagia niat, sikap dan perilaku benar yang meliputi proses akad (transaksi) proses mencari atau memperoleh komoditas pengembangan maupun dalam proses upaya meraih atau menetapkan keuntungan.
TEORI ETHICAL EGOISM
Teori Ethical Egoism, Teori ini hanya melihat diri pelaku sendiri, yang mengajarkan bahwa benar atau salah dari suatu perbuatan yang dilakukan seseorang, diukur dari apakah hal tersebut mempunyai dampak yang baik atau buruk terhadap orang itu sendiri. Apa dampak perbuatan tersebut bagi orang lain, tidak relevan, kecuali jika akibat terhadap orang lain tersebut akan mengubah dampak terhadap pelaku yang bersangkutan.
TEORI RELATIVISME
Relativisme berasal dari kata Latin, relativus, yang berarti nisbi atau relatif. Sejalan dengan arti katanya, secara umum relativisme berpendapat bahwa perbedaan manusia, budaya, etika, moral, agama, bukanlah perbedaan dalam hakikat, melainkan perbedaan karena faktor-faktor di luarnya. Sebagai paham dan pandangan etis, relativisme berpendapat bahwa yang baik dan yang jahat, yang benar dan yang salah tergantung pada masing-masing orang dan budaya masyarakatnya. Ajaran seperti ini dianut oleh Protagras, Pyrrho, dan pengikut-pengikutnya, maupun oleh kaum Skeptik.
KONSEP DEONTOLOGY
Deontology Berasal dari bahasa yunani Deon yang berarti kewajiban/ Sesuatu yang harus.  Etika deontology ini lebih menekankan pada kewajiban manusia untuk bertindak secara baik menurut teori ini tindakan baik bukan berarti harus mndatangkan kebaikan namun berdasarkan baik pada dirinya sendiri jikalau kita bisa katakana ini adalah mutlak harus dikerjakan tanpa melihat berbagai sudut pandang.  Konsep ini menyiratkan adanya perbedaan kewajiban yang hadir bersamaan. Artinya ada sebuah persoalan yang kadang baik dilihat dari satu sisi, namun juga terlihat buruk dari sudut pandang lain. Menurut David MCnaughton, kebaikan dan keburukan tidak bisa dilihat semata-mata berdasarkan nilai baik dan buruk,  dua hal ini dilihat dari konteks terjadinya perbuatan, bisa kita contohkan ada sebuah kasus atau sebuah perbuatan, bisa saja perbuatan ini benar di mata masyarakat umum atau benar berdasarkan konsep-konsep umum yang ada, namun pada kenyataannya saat dilakukan terlihat buruk atau bahkan dampaknya negative.
PENGERTIAN PROFESI
Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang dalam bahasa Yunani adalah “Επαγγελια”, yang bermakna: “Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen”.
Profesi juga sebagai pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknik desainer, tenaga pendidik.
Seseorang yang berkompeten di suatu profesi tertentu, disebut profesional. Walau demikian, istilah profesional juga digunakan untuk suatu aktivitas yang menerima bayaran, sebagai lawan kata dari amatir. Contohnya adalah petinju profesional menerima bayaran untuk pertandingan tinju yang dilakukannya, sementara olahraga tinju sendiri umumnya tidak dianggap sebagai suatu profesi.
KODE ETIK
Kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.
Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.
PRINSIP –PRINSIP ETIKA PROFESI
Dalam tuntutan professional sangat erat hubungannya dengan suatu kode etik untuk masing-masing profesi. Kode etik itu berhubungan dengan prinsip etika tertentu yang berlaku untuk suatu profesi.Prinsip-prinsip etika profesi adalah :
  • Prinsip Tanggung Jawab ; Yaitu salah satu prinsip pokok bagi kaum profesional. Karena orang yang professional sudah dengan sendirinya berarti bertanggung jawab atas profesi yang dimilikinya. Dalam melaksanakan tugasnya dia akan bertanggung jawab dan akan melakukan pekerjaan dengan sebaik mungkin, dan dengan standar diatas rata-rata, dengan hasil maksimal serta mutu yang terbaik.
  • Prinsip Keadilan ; Yaitu prinsip yang menuntut orang yang professional agar dalam melaksanakan profesinya tidak akan merugikan hak dan kepentingan pihak tertentu, khususnya orang-orang yang dilayani dalam  kaitannya dengan profesi yang dimilikinya.
  • Prinsip Otonomi ; Yaitu prinsip yang dituntut oleh kalangan professional terhadap dunia luar agar mereka diberikan kebebasan sepenuhnya dalam menjalankan profesinya. Sebenarnya hal ini merupakan konsekuensi dari hakekat profesi itu sendiri. Karena hanya mereka yang professional ahli dan terampil dalam bidang profesinya, tidak boleh ada pihak luar yang ikut campur tangan dalam pelaksanaan profesi tersebut.
  • Prinsip Integritas Moral ; Yaitu prinsip yang berdasarkan pada hakekat dan ciri-ciri profesi di atas, terlihat jelas bahwa orang yang professional adalah juga orang yang mempunyai integritas pribadi atau moral yang tinggi. Oleh karena itu mereka mempunyai komitmen pribadi untuk menjaga keluhuran profesinya, nama baiknya, dan juga kepentingan orang lain maupun masyarakat luas.